Panduan

Jaminan pada data sewa

Jaminan dicatat pada data sewa, dikonfirmasi saat serah terima atau check-in, lalu dikembalikan, dipotong, atau ditahan. Bukan DP. Status tidak memindahkan uang.

Jaminan, bukan DP

Usaha rental sering menahan dua hal sekaligus: uang muka untuk jadwal, dan jaminan untuk kondisi unit. Di Kasura yang dicatat sebagai jaminan adalah yang ditahan lalu diselesaikan. Uang muka tetap bagian harga sewa.

Nominal pada data sewa

Saat sewa dicatat, staf mengisi nominal jaminan bersama harga. Status awalnya belum dibayar. Itu catatan, bukan tagihan yang Kasura kirim.

Jenis saat serah terima atau check-in

Staf memilih tunai, paspor yang ditahan, identitas yang ditahan, atau tidak ada jaminan. Memilih dokumen hanya mencatat jenisnya. Tidak ada pemindaian dan tidak ada verifikasi SIM atau KTP.

Tiga jalur saat selesai

Pengembalian kendaraan dan check-out penginapan memakai jalur yang sama: dikembalikan penuh, dipotong sebagian, atau ditahan penuh. Dua jalur terakhir butuh alasan tertulis.

Yuran di langkah yang sama

Isi bahan bakar, kerusakan, terlambat, atau item hilang dimasukkan di pengembalian. Potongan diukur dari yuran itu. Staf yang menilai apakah yurannya beralasan.

Status bukan perpindahan uang

Kasura tidak menahan kartu, tidak mengembalikan transfer, dan tidak terhubung ke QRIS, GoPay, OVO, atau DANA. Uang bergerak di kas, bank, atau dompet yang usaha pakai sendiri.

Bukan akuntansi

Jurnal, pajak, dan buku kas tetap di sistemnya. Kasura hanya menyimpan keputusan jaminan di samping data sewa.

Apa yang tidak dimaksud panduan ini

  • Jaminan bukan DP dan bukan uang muka.
  • Mencatat hasil jaminan tidak memindahkan uang dan tidak melakukan refund otomatis.
  • Kasura tidak memverifikasi SIM atau KTP. Dokumen yang ditahan hanya tercatat sebagai jenis.
  • Kasura tidak terhubung ke QRIS, GoPay, OVO, atau DANA, dan bukan software akuntansi.

Panduan terkait